alat listrik

Hidup Tanpa Alat Listrik

alat listrikMungkin di antara kita ada yang pernah hidup di era tanpa alat listrik. Hingga perlahan tapi pasti, waktu telah membawa kita sampai ke zaman modern ini. Kita bisa menyaksikan, menggunakan, dan menikmati kemudahan alat elektronik dalam pekerjaan kita sehari-hari. Walaupun begitu, mungkin ada di antara kita yang merindukan kehidupan sebelum ada teknologi yang secanggih saat ini.

Kerinduan Hidup Tanpa Alat Listrik

Keberadaan teknologi memang sangat bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki pola hidup cepat dengan kesibukan yang padat. Walaupun begitu, kehidupan modern yang super canggih ini dapat membentuk budaya konsumtif dan serba instan. Semua orang seakan bergantung pada teknologi alat listrik. Dampak buruk teknologi modern juga dirasakan pada anak-anak. Mereka lebih asyik bermain game di gadget daripada berbaur dengan teman-teman sebaya untuk sekedar bermain petak umpet, congklak, gundu, bernyanyi bersama, tertawa bersama, ataupun sesekali berkelahi. Akibatnya, permainan-permainan tradisional tempo doeloe perlahan-lahan hanyut tenggelam dalam arus deras perkembangan zaman. Sebelum teknologi berkembang pesat seperti saat ini, senyum manis rembulan terlihat indah dengan kesejukan cahayanya di waktu malam. Sedang saat ini, cahaya rembulan seolah redup padam pucat pasi.

Kita mungkin teringat saat berkumpul bersama orang tua kita, saudara-saudara kita, atau teman-teman kita di lapangan rumah. Berbaring di atas rerumputan nan hijau melambai-lambai, ditemani secangkir teh hangat dengan asap tipis yang menari-nari. Kita bersama-sama menatap rembulan, bercerita tentang impian kita di antara merdu nyanyian jangkrik, membisik cita pada angin malam yang berembus lembut menerpa bulu kuduk, melukis bayang masa depan pada kanvas langit di antara kilauan bintang gemintang. Kerinduan akan zaman itu membuat sebagian orang mencoba meninggalkan teknologi modern untuk sementara waktu. Entah itu hanya sekedar meninggalkan gadget, berjalan kaki di acara car free day, atau dengan berlibur di tempat terasing, atau bahkan ada yang meninggalkan segala jenis alat listrik untuk sementara waktu. Ada juga yang mengajarkan kepada anak-anaknya tentang permainan-permainan tempo doeloe. Sungguh, tak ada yang bisa mengalahkan keindahan alam Sang Pencipta.

Related posts: