Kegunaan dari Membaca Cerita Anak

Kegunaan dari Membaca Cerita Anak

Kegunaan dari Membaca Cerita AnakPerkembangan teknologi yang semakin maju membuat membaca menjadi semakin ditinggalkan baik oleh orang dewasa maupun anak-anak. Anak-anak sekarang semakin menyukai menggunakan gadget seperti smartphone untuk mengisi waktu senggang mereka daripada membaca. Walaupun membaca terlihat sebagai sebuah kegiatan yang sangat sederhana, namun sebenarnya menurut penelitian, membaca cerita memiliki sangat banyak manfaat bagi perkembangan otak serta moral dari seoran anak. Berikut beberapa kegunaan dari membaca yang dapat membuat anda memulai kebiasaan membaca anda.

Mengajarkan Nilai Moral yang Baik

Kegunaan pertama dari membaca sebuah cerita kepada anak-anak adalah untuk menanamkan nilai-nilai moral yang baik bagi mereka. Dengan memilih dongeng ataupun kisah anak yang memiliki alur yang bagus serta memiliki nilai moral yang tersirat di dalamnya, maka anda akan dapat mengajarkan kepada anak anda, nilai moral dari tiap kisah yang anda ceritakan. Setelah anda selesai bercerita, pastikan anda menerangkan kepada anak-anak, perbuatan dan tindakan manakah yang harus mereka pelajari dan kembangkan dan sifat mana yang buruk serta tidak boleh ditiru. Hal ini akan secara tidak langsung memberikan gambaran kepada sang anak mengenai sifat seperti apa yang harus dia ikuti. Menanamkan nilai moral sambil bercerita terbukti lebih baik daripada mengatur anak dengan menggunakan cara kekerasan seperti mencubit, berteriak dan lain sebagainya.

Menambah Pengetahuan

Di dalam setiap cerita tentunya berisikan pengetahuan. Oleh sebab itu, tugas anda sebagai orang tua ataupun pengajar adalah membacakan dongeng ataupun cerita anak. Di dalam sebuah cerita akan terkandung banyak perbendaharaan kata, sejarah, ungkapan, kata, cara penyusunan kalimat, ekspresi, dan lain sebagainya yang pastinya akan menambah wawasan pendengar.

Meningkatkan Daya Imajinasi

Ketika mendengarkan sebuah cerita, anak-anak akan mencoba menangkap maksud dari cerita tersebut kemudian memvisualisasikan kata-kata tersebut dalam bentuk gambar dan ekspresi. Proses ini akan membantu meningkatkan daya  imajinasi anak tersebut sehingga dia akan lebih sanggup membayangkan sebuah kondisi atau situasi walaupun hanya diungkapkan dalam bentuk kata dan kalimat.

Related posts: