image_20160801_015614_269

Mengetahui Tentang Obat Herbal Kanker Serviks

obat kanker serviksKanker serviks merupakan kanker yang harus diwaspadai oleh semua wanita sebab kanker tersebut menjadi kanker penyebab pembunuh nomor 3 di dunia. Setiap tahunnya tercatat sekitar 200.000 wanita meninggal dalam setahun akibat kanker tersebut yang berarti ada satu wanita yang mati setiap harinya. Kanker yang menyerang leher rahim tersebut memiliki julukan silent kiler karena gejala awal terjangkitnya kanker tersebut tidak diketahui. Gejala terkena kanker baru akan muncul setelah memasuki stadium lanjut yaitu timbulnya keputihan yang berbau disertai darah. Bila sudah muncul gejala tersebut akan sulit untuk disembuhkan. Tetapi bila ingin berusaha maka anda bisa mencoba obat herbal kanker serviks.

Obat Herbal Kanker Serviks Yang Patut Dipilih

Obat herbal adalah obat yang terbuat dari bahan-bahan alami terutama tumbuh-tumbuhan yang dibuat untuk beberapa alasan salah satunya adalah untuk mengobati kanker. Ada banyak obat herbal kanker serviks yang bisa dipilih bila seseorang ingin mencoba pengobatan herbal menjadi alternative untuk mengatasi kanker. Salah satu obat herbal yang patut dipilih adalah yang mengandung Asam Elagik. Senyawa tersebut terkandung dalam delima merah sebagai polifenol utama. Senyawa tersebut bisa berfungsi sebagai anti karsinogen, anti mutagen, dan anti kanker. Karena itulah obat yang mengandung senyawa ini sangat tepat untuk dipilih sebagai obat herbal untuk mengatasi kanker serviks anda.

Asam Elagik merupakan kandungan bahan yang sempurna untuk obat herbal kanker serviks sebab berdasarkan penelitian senyawa tersebut sangat ampuh untuk mengobati kanker rahim dan kanker serviks. Senyawa tersebut memiliki beberapa manfaat seperti berikut ini:

  1. Mencegah perkembangan sel-sel yang terinfeksi HPV.
  2. Menjadi antioksidan yang kuat untuk mengatasi masalah perkembangan kanker dalam tubuh.
  3. Memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh.
  4. Memiliki sifat anti baketri serta anti virus yang bisa membantu system kekebalan tubuh.
  5. Membantu meningkatkan laju metabolism untuk bahan makanan yang bersifat karsinogen sehingga bisa mencegah timbulnya sel-sel kanker.
  6. Membuat kematian sel secara terprogram untuk tipe sel kanker yang ganas.
  7. Menghambat perkembangan karsinogen dalam tubuh.

Related posts: